BMKG Perkuat Kesiapsiagaan Gempabumi di Kabupaten Bangkalan.
Bangkalan, 27 Juli 2026 — Stasiun Geofisika Kelas I Pasuruan bersama Tim Mitigasi BMKG Pusat melaksanakan Sekolah Lapang Gempabumi (SLG) Kabupaten Bangkalan Tahun 2026 di Balai Desa Lajing, Kecamatan Arosbaya. Kegiatan diikuti oleh 55 peserta dari berbagai unsur, meliputi pemerintah daerah, BPBD, TNI/Polri, SAR, sekolah, tenaga kesehatan, media, relawan, dan masyarakat. Kegiatan bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan peserta terhadap gempabumi dan tsunami, melalui penyampaian materi, diskusi, serta Table Top Exercise (TTX) menggunakan INATEX. Simulasi menggunakan skenario gempabumi magnitudo 6,7 di darat Bangkalan yang tidak berpotensi tsunami, sekaligus menguji koordinasi dan pemahaman peserta terhadap rantai peringatan dini serta rencana evakuasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta yang sangat baik. Nilai rata-rata meningkat dari 72,36 pada pre-test menjadi 96 pada post-test, dengan 53 dari 55 peserta (96,36%) memperoleh nilai lebih besar 70. Sebanyak 89% peserta berada pada kategori sangat baik dan 11% kategori baik. Melalui kegiatan ini, BMKG berharap sinergi lintas sektor semakin kuat sehingga informasi gempabumi dan tsunami dapat dipahami, disampaikan, dan ditindaklanjuti secara cepat dan tepat untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Bangkalan yang lebih siap dan tangguh menghadapi bencana.